Pada hari Ju'mat tanggal 04 juli 2025 di balai desa Tambak kecamatan Indramayu kabupaten Indramayu pemerintah desa telah mengadakan kegitan Pelatihan Rembuk Stunting yang membahas mengenai "Strategi Penurunan Angka Stunting" dihadiri oleh ibu kader Posyandu, anggota TP PKK, tim KKN-T IPB university, dan masyarakat.
Rembuk Stunting adalah kegiatan musyawarah desa untuk membahas dan merumuskan rencana upaya pencegahan stunting dan penanganan stunting. Stunting sendiri adalah kondisi gagal tumbuh pada anak usia dibawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi yang ditandai dengan tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya. Akan tetapi tinggi badan anak lebih pendek bukan berarti mereka stunting, bisa saja merupakan faktor genetik. Anak stunting biasanya perkembangannya terlambat, berbeda dengan anak yang sehat meskipun perawakannya pendek perkembanganya tidak mengalami keterlambatan. Tujuan kegiatan ini adalah sebagai berikut:
- Megidentifikasi dan memverifikasi data anak stunting
- Menyusun langkah-langkah penanganan dan pencegahan stunting
- Menentukan prioritas program yang paling efektif dan efisie dalam mencegah dan menangani stunting
- Meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang, pola hidup sehat, serta dampak buruk stunting terhadap tumbuh kembang anak
- Menyusun komitmen bersama dari pemerintah desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan dan masyarakat untuk aktif terlibat dalam upaya pencegaha dan penanganan stunting.
Adapun contoh kegiata Rembuk Stunting adalah pemberian PMT (Penyediaan Makanan Tambahan) kepada ibu hamil dan anak-anak stunting, pelatihan kader Posyandu, Penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.